ASUMSI DASAR PARADIGMA PELAJAR BERKEMAJUAN
Gerakan
Pelajar Berkemajuan (GPB) ialah gerakan pelajar yang menjadikan Islam sebagai
dasar untuk merancang kemajuan peradaban. Islam di sini dimaknai sebagai keseluruhan perangkat simbol yang berbasis pada Al Qur’an
dan As-Sunnah. Adapun, dasar-dasar paradigma Pelajar
Berkemajuan adalah unsur-unsur yang ada di bawah garis pemisah antara yang
eksplisit dengan yang non-eksplisit, yaitu unsur (1) asumsi dasar; (2) etos/ nilai-nilai, dan (3) model.
GERAKAN PELAJAR BERKEMAJUAN: Perlukah? Mungkinkah?
Gerakan Pelajar Berkemajuan: Perlukah? Mungkinkah?
Gerakan Pelajar Berkemajuan
(GPB) adalah paradigma yang muncul dari Tanfidz Muktamar XVIII IPM di Palembang
2012. Paradigma
didefinisikan sebagai seperangkat konsep yang berhubungan satu sama
lain secara logis membentuk sebuah kerangka pemikiran yang berfungsi untuk
memahami, menafsirkan dan menjelaskan kenyataan dan atau masalah yang dihadapi. (Lihat Tanfidz Muktamar XVIII). GPB
merupakan wujud dari gerakan ilmu yang tepat bagi (IPM), karena sesuai
dengan basis masanya yaitu pelajar. GERAKAN PELAJAR BERKEMAJUAN: SEBUAH PARADIGMA?
By. Azaki Khoirudin
Ketika melihat gerakan IPM sebelum 1998, dimana kegiatan IPM cenderung difokuskan pada masalah internal pelajar
sehingga dikenal dengan sebutan tertib ibadah, tertib belajar, dan tertib
organisasi. Pasca Orde Baru tumbang,
persoalan pelajar semakin kompleks tidak hanya di masalah internal organisasi
tetapi juga eksternal terutama kaitannya dengan struktur kebijakan negara di
bidang pendidikan.
REVITALISASI SEMANGAT SUMPAH PEMUDA
by, azakikhoirudin (Pegiat Rumah Ideas)
Sumpah Pemuda
merupakan awal dari kelahiran bangsa Indonesia. Di mana selama ratusan tahun
tertindas di bawah kekuasaan penjajah Belanda. Kondisi ini mendorong para
pemuda menyatukan barisan untuk memperjuangkan kemerdekaan rakyat Indonesia
hingga berhasil mencapai kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Adapun
isi teks Sumpah Pemuda sebagai berikut: 1. Kami putra dan putri Indonesia,
mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia. 2. Kami putra dan putri Indonesia,
mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia. 3. Kami putra dan putri
Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
MENUJU GERAKAN TERBAIK
TIGA KALI IPM RAIH JUARA 1 OKP TERBAIK NASIONAL: WHAT NEXT?
Sejarah panjang
perjalanan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) selama ini berada di tengah
liku-liku kehidupan mengalami proses deviasi-deviasi dari arus utamanya.
Eksistensi IPM pun, mengalami dinamika yang hampir serupa. Tentu tidak bisa
dinafikkan, bahwa perjalanan IPM telah memberikan warna bagi entitas-entitas
komunitas lain. Paling tidak IPM telah memberikan warna bagi dirinya, sehingga
menampilkan sosok organisasi yang tampil memberikan warna progresif dalam
melakukan pencerahan terhadap terhadap otak dan hati pelajar Indonesia.
INDIGENOUS GERAKAN IMM (Memjawab Eksistensi Yang Dipersoalkan)Ó
Oleh; Azaki Khoirudin
Kelahiran Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
di tengah derap langkah kepemudaan, kemahasiswaan,
umat, dang bangsa Indonesia sungguh bukanlah peristiwa kebetulan (an historical accindent). Bahwa, kelahiran IMM merupakan kebutuhan Muhammadiyah untuk memenuhi cita-citanya menurut zamannya dan sebuah keharusan sejarah (an historical necessity) bagi perjalanan Muhammadiyah, umat dan bangsa. Dalam kaitan ini Farid Fatoni menggolongkan ada tiga back ground kelahiran IMM.
umat, dang bangsa Indonesia sungguh bukanlah peristiwa kebetulan (an historical accindent). Bahwa, kelahiran IMM merupakan kebutuhan Muhammadiyah untuk memenuhi cita-citanya menurut zamannya dan sebuah keharusan sejarah (an historical necessity) bagi perjalanan Muhammadiyah, umat dan bangsa. Dalam kaitan ini Farid Fatoni menggolongkan ada tiga back ground kelahiran IMM.




