IPM & ETOS D’NUUNers: Pertajam Mata Pena, Goreskan Karya Nyata



IPM & ETOS D’NUUNers:
Pertajam Mata Pena, Goreskan Karya Nyata

Oleh Azaki Khoirudin

ADA yang laju dan yang layu.  Yang terus melaju adalah kualitas kecerdasan anak-anak muda negeri ini. Adapun yang melayu adalah kepeloporan gerakan kaum muda untuk merajut kecerdasan yang berserak menjadi kekuatan progresif/ berkemajuan. Pikiran-pikiran cemerlang generasi muda mencerminkan kegeniusan respons komunitas kreatif yang sepadan dengan tantangan zamannya. Begitupun kelahiran sebuah organisasi pergerakan pelajar di Indonesia, salah satunya ialah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Oleh karena itu kita perlu memahami epistem sosial, ruang dan waktu kemunculan IPM sebagai gerakan pelajar, bahwa sejak kelahirannya IPM memiliki spirit kaum terpelajar yang saya sebut dengan etos D’Nuuners dalam melakukan aktivisme untuk perubahan sosial.
Tag :

KESEJATIAN KADER: SEBUAH INFINITUM GERAKAN IPM



KESEJATIAN KADER: SEBUAH INFINITUM  GERAKAN IPM

Azaki Khoirudin
(Sekretaris Jenderal PP IPM 2014-2016, Ketum PD IPM Gresik 2008-2009)

Baik-buruknya IPM pada masa yang akan datang dapat dilihat dari baik-buruknya pembentukan kader saat ini. Kaderisasi baik, maka IPM pada masa yang akan datang akan baik. Sebaliknya apabila jelek, maka IPM pada masa yang akan datang juga jelek.”

TITIK AWAL: DARI “PELAJAR BERKEMAJUAN” YANG KUPAHAMI



TITIK AWAL:
DARI “PELAJAR BERKEMAJUAN” YANG KUPAHAMI

Tak diragukan lagi new social media membawa pengaruh perubahan mendasar pada seluruh aspek kehidupan saat ini. Seolah tidak ada ruang kehidupan yang terhindar dari kecanggihan teknologi new media, pengaruhnya jelas merasuk ke segenap nadi kehidupan pelajar, baik secara individual maupun hubungan social. Penggunaan teknologi modern dan new media telah membuka pintu munculnya pemikiran baru dan kreatif tentang bagaimana mengatur dan merencanakan sesuatu gerakan politik dan revolusi sosial yang dengan cepat berpengaruh secara global.

MENJADI PELAJAR BERKEMAJUAN, Refleksi 52 Tahun IPM



MENJADI PELAJAR BERKEMAJUAN,
Refleksi 52 Tahun IPM

Rentang panjang perjalanan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) selama ini berada di tengah liku-liku kehidupan kebangsaan dan keummatan yang mengalami proses deviasi-deviasi dari arus utamanya, untuk membangun kehidupan kebangsaan yang damai, adil, dan sejahtera. Eksistensi IPM pun, mengalami dinamika yang hampir serupa. Tentu tidak bisa dinafikkan, bahwa perjalanan IPM telah memberikan warna bagi entitas-entitas yang lain. Paling tidak IPM telah memberikan warna bagi dirinya, sehingga menampilkan sosok yang tampil memberikan warna dinamis-progresif dalam melakukan perubahan cara pandang (word-view), prilaku, ideologi gerakan dan lain-lain, yang telah memberikan artikulasi-reflektif-transformatif bagi pengembangan IPM.

TAFSIR INDONESIA BERKEMAJUAN



TAFSIR INDONESIA BERKEMAJUAN [1]

AKAR SEJARAH INDONESIA BERKEMAJUAN
Indonesia Berkemajuan merupakan aktualisasi dari cita-cita Proklamasi dan tujuan pembentukan Pemerintahan Negara Indonesia. Sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, cita-cita Proklamasi adalah terbentuknya negara Indonesia yang merdeka bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Sedangkan tujuan dibentuknya Pemerintahan Negara Indonesia adalah untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Pernyataan tersebut merupakan landasan idiil dan nilai-nilai utama yang menjiwai pembentukan negara dan haluan yang memandu para penyelenggara negara dan seluruh warga negara dalam seluruh perikehidupan kebangsaan.

PANDANGAN ISLAM YANG BERKEMAJUAN



PANDANGAN ISLAM YANG BERKEMAJUAN
(Tanfidz Muktamar se-Abad Muhammadiyah)

Muhammadiyah adalah gerakan Islam yang melaksanakan misi dakwah dan tajdid untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Bagi Muhammadiyah Islam merupakan nilai utama sebagai fondasi dan pusat inspirasi yang menyatu dalam seluruh denyut-nadi gerakan. Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam sebagai risalah yang dibawa para Nabi hingga Nabi akhir zaman Muhammad s.a.w. adalah agama Allah yang lengkap dan sempurna. Islam selain mengandung ajaran berupa perintah-perintah dan larangan-larangan tetapi juga petunjuk-petunjuk untuk keselamatan hidup umat manusia di dunia dan akhirat.

- Designed by Azaki Khoirudin -