Membangun Kesadaran Kritis Remaja
Munawwar Khalil*
Dari Pergumulan Ke Visi
Pengelolaan gerakan atau
organisasi kemasyarakatan, seperti IRM, pada dasarnya adalah proses. Oleh sebab
itu maka dalam sketsa interaksi dengan ruang dan waktu di sekelilingnya ia
harus tampil dalam perwajahan yang komplit, yaitu adanya pentahapan yang jelas.
Ia tidak boleh berpenampilan acak-acakan, reaksioner, ngebut nabrak-nabrak tak tentu arah. Dalam pada ini, refleksi yang mendalam atas pencandraaan jati diri hingga turun pada apa yang akan dilakukan kemudian dengan jati diri yang serupa itu, adalah sebuah kerja panjang dan ' membosankan'…….. tapi harus dikerjakan.
Ia tidak boleh berpenampilan acak-acakan, reaksioner, ngebut nabrak-nabrak tak tentu arah. Dalam pada ini, refleksi yang mendalam atas pencandraaan jati diri hingga turun pada apa yang akan dilakukan kemudian dengan jati diri yang serupa itu, adalah sebuah kerja panjang dan ' membosankan'…….. tapi harus dikerjakan.
Praksisme Kritis IRM
Apakah
yang Anda rasakan di masa transisi Indonesia saat ini ?...Tidak jelas !.....
Hampir semua kalangan..apalagi rakyat biasa…. merasakan dan menilai bahwa era
reformasi ini memberikan tanda tanya akan masa depan.
Unfinished Project bagi Gerakan IPM
Moh. Mudzakkir
- IPM merupakan organisasi sayap gerakan Muhammadiyah di kalangan pelajar. Ketika berbicara IPM secara ideologis, tentu tidak bisa melepaskan diri dari organisasi induk yaitu Muhammadiyah. Sebagai gerakan pelajar Muhammadiyah, paham ke-Islaman IPM pun harus merujuk kepada pemahaman Islam ala Muhammadiyah.
STRATEGI KOMUNITAS KREATIF (Masifikasi Gerakan Pelajar Berkemajuan)
STRATEGI KOMUNITAS KREATIF
(Masifikasi
Gerakan Pelajar Berkemajuan)
by. (Azaki Khoirudin)
Gerakan “IPM base on community”, muncul ketika Gerakan Pelajar Kreatif mencuat (2010) sebagai
upaya pembumian Manifesto Gerakan Kritis-Transformatif (GKT). Dimana, GPK
dievaluasi saat Konpiwil (2011) diputuskan menjadi “Strategi Kreatif”.





